1.182 Ternak Terserang PMK di Bengkulu

Foto Suary/BE : Sapi sedang makan pakan disalah satu peternakan di Tebeng

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu drh. M. Syarkawi., MT mengatakan, terjadi peningkatan yang cukup signifikan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bengkulu,yaitu 313 kasus dalam waktu 5 hari. Artinya tanggal 29 Juni total kasus 869 saat ini per tanggal 4 Juli sudah mencapai 1.182 kasus.

Penambahan kasus tersebut terjadi di 6 kabupaten yaitu Kabupaten Rejang Lebong dengan 706 kasus, Kabupaten Kepahiang 104 kasus, Kabupaten Seluma 59 kasus, Kabupaten Bengkulu Selatan 197 kasus, Kabupaten Mukomuko 9 kasus dan Kabupaten Bengkulu Tengah 106. Hanya Kabupaten Bengkulu Utara yang tidak mengalami penambahan kasus setelah sebelumnya ditemukan satu kasus dan sudah dipotong.

“Memang terjadi peningkatan kasus saat ini sudah mencapai 1.182 berdasarkan data terbaru yang kita himpun, hampir disemua Kabupaten yang kemarin terkena kecuali Bengkulu Utara,” ungkap Syarkawi, Senin (4/7).

Sedangkan untuk kasus sembuh juga mengalami peningkatan sebanyak 201 kasus yang berada di Kabupaten Rejang Lebong 169 kasus sembuh, Kabupaten Seluma 12 kasus dan Bengkulu Selatan 20 kasus. Sehingga total saat ini ada terdapat 978 kasus PMK aktif. “Kasus sembuh juga mengalami peningkatan saat ini sudah 201 kasus sembuh,” ujarnya.

Untuk wilayah sebaran saat ini pihaknya belum menemukannya yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Lebong dan Kabupaten Kaur yang hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus PMK.

“Untuk Kota Bengkulu, Kabupaten Kaur dan Kabupaten Lebong sampai hari ini belum ada kasus yang kita temukan,” tutupnya.(CW2/SUARY)